......Sempurna itu suatu kecacatan.....
asalnya boneka lusuh
tertaut pada benang opera
yang seakan-akan hidup
yang bahagia dipermainkan
Atas pentas seluas Dunia
cinta pelihat teraih
lintasan lagu melankoli
sayu mengalun benang opera
yang melakonkan roman terakhir cinta
karya pengakhiran sang boneka
pernah,
pada titip si pemain itu
ia bertatih menari
bawah gugurnya daun-daun waktu
yang bertimbun indah
membentuk astana cinta
si pemain dan boneka
bahagia...
pernah,
pada titip si pemain itu,
ia dongak ke langit
melakar gambaran syurga
hingga tuntas tinta pena.
yang sempat terlukiskan
hanya mimpi-mimpi
sang boneka
Derasnya sungai waktu
menghanyut semua
mencipta semua
lebih indah
lebih derita
diam boneka itu
menari terus di zamannya
tanpa pemain
tanpa benang opera
hanya pelihat yang setia
mungkin si pemain lupa
pada pukalnya naskah-naskah cinta pelihat.
pada gemuruh dentuman tepuk terpukau
bonekanya hidup.
dan terus hidup

15 Jun 2009 (6:30 pm)
Sha'ah 35
Mansurah
--------
saya tak suka puisi ni, bahasanya terbalik konkang .Susunannya juga celaru.
oh ya, saya tahu memang susah nak faham. tapi tak mengapa, biar saya faham seorang. :p
"puisi kau pendek-pendek, aku baru nak feel dah habis, buatlah panjang sikit lainkali"
haha, ye saya tunaikan permintaan kamu. Tapi sori lah, saya tak tere lagi.